Posts Tagged "cerpen"

[Cerpen] Terbit untuk Kembali

“Ca, tunggu ca!” teriakku dengan nafas terengah, setelah turun dari panggung. Tak ada respon, Aku berjalan setengah berlari. “Ca, berhenti dong…” tanyaku saat berhasil menghadang langkah seorang perempuan berambut panjang terurai sebahu di hadapanku. Ia berhenti, sesaat menatap mataku, kemudian tertawa. “Ah kamu Din, pasti salah lagi deh. Ini Aku Ida, kalo kak Ica tuh lagi duduk di situ!” tunjuk Alida yang biasa dipanggil Ida ke salah satu...

Read More

Biar Aku Memikirkanmu

Jari-jari lenturku masih menari dengan cepat di atas keyboard. Layar Laptop di hadapanku terlihat sangat tajam tapi tidak menyilaukan. Sinar yang dipancarkannya memantul di lensa kacamata. Mataku bergerak dari kiri ke kanan mengikuti kedipan pointer dengan cepat secepat tombol-tombol yang naik turun di keyboard. Inspirasi tentang cerita yang Aku buat mengalir deras untuk terciptanya sebuah novel. Kulihat ke pojok layar, dan ternyata baru...

Read More

Pemberian Terakhir

“Assalamualaikum, Bu, Bu, Ibu di mana!” Terlihat seorang pemuda dengan wajah yang bercahaya dan perawakannya yang tinggi serta tubuh yang berisi. Ia menggunakan celana panjang berwarna hitam dan kemeja putih yang semakin memperlihatkan wajah yang menyejukkan dan penuh optimisme. Saat Ia selesai membuka sepatu hitam yang terawat, Seorang wanita setengah baya yang masih menggunakan celemek masak menghampirinya. “Wa alaikumsalam, ada apa Tri...

Read More

Hanya Seorang Pecinta

‘Warnet High Speed on-line 24 Jam non stop’. Tulisan hitam tebal yang tertera pada papan yang sudah agak kusam yang ku lihat saat Aku menengok ke sebuah bangunan kecil di pinggir jalan yang senggang. “Jadi kita ke warnet itu, beneran cepet enggak kayak tulisannya?” kata seorang perempuan cantik yang sejak tadi jalan bersamaku. Sesaat ku pandangi dulu wajah oval yang dihiasi oleh alis tebal dan mata yang cemerlang itu yang kelihatan tetap...

Read More

Di Tengah Kisah

Setahun sudah aku dan Findia menjalin kasih. Hubungan kami semakin erat dan rasanya tidak ada yang dapat memisahkan kami selain maut. Prestasiku di kelas juga berangsur-angsur semakin membaik setelah yang sebelumnya aku tidak mementingkan belajar dan hanya mencari kepuasan dengan gonta-ganti pacar dengan perempuan-perumpuan cantik di sekolah ini. Semua perubahan ku itu disebabkan karena Findia yang masuk ke dalam kehidupanku. Aku jadi lebih...

Read More

Follow Me

Contact me on WhatsApp

Top Blog