Posts Tagged "esai lomba"

New Media Aksi Sosial Disabilitas

Esei pernah diikutsertakan dalam lomba esei Indonesia Young Netizen Day (IYND) tahun 2011 dan masuk dalam peringkat 20 besar. “Siapa menguasai informasi akan menguasai dunia”. Mungkin pernyataan itu tidak berlebihan melihat fakta yang terjadi saat ini. Perkembangan teknologi informasi yang telah memasuki sendi-sendi kehidupan manusia punya kekuatan besar untuk mengarahkan opini masyarakat. Masih lekang dalam ingatan kasus Ibu Prita yang dituduh...

Read More

Teknologi, Peretas Batas Disabilitas

Perkembangan teknologi informasi merambah berbagai sendi kehidupan manusia. Anak peradaban ini telah banyak mempermudah kegiatan manusia, terutama di bidang komunikasi. Interaksi jarak jauh yang dahulu mahal dan sulit, tak menjadi kendala lagi di era modern. Perkembangan alat-alat telekomunikasi seperti radio, televisi, ponsel, komputer, dan internet telah mampu menjawab persoalan tersebut. Tak hanya komunikasi, banyak hal luar biasa lain yang...

Read More

Meraba Gema Braille di Dunia Maya

Tulisan ini pernah diikutsertakan dalam lomba esei “pengalamanku Bersama Majalah Gema Braille” dalam rangka HUT BPBI Abiyoso Cimahi ke-50 dan mendapatkan juara pertama. Braille telah lekat dengan kehidupan seorang tunanetra. Aksara yang terbentuk dari kombinasi enam titik itu menjelma dalam diri tunanetra sebagai sebuah identitas. Majalah Gema Braille, jadi salah satu representasi dari identitas tersebut. Merefleksikan sebuah...

Read More

Alamku Meradang, Jiwaku Terluka

*Tulisan ini pernah diikutsertakan dalam lomba esei kelingkungan yang diselenggarakan Fakultas Psikologi UI tahun 2008* “Selamatkan Bumi Kita”. Mungkin kalimat tersebut adalah jargon yang sering kita dengan akhir-akhir ini. Apalagi dengan adanya istilah baru yang kita kenal dengan pemanasan global atau global warming. Tapi menurut saya pribadi, ada yang terdengar janggal dalam istilah tersebut. Kalimat “Selamatkan bumi kita”, terkesan seperti...

Read More

Melampaui Keterbatasan Menggapai Cita-cita

*Esei ini pernah diikutsertakan dalam lomba penulisan esei inspiratif Pertuni 2008* Masyarakat pada umumnya masih meyakini bahwa seorang tunanetra hanya bisa belajar di Sekolah Luar Biasa atau SLB, tapi anggapan mereka itu salah. Sudah banyak Tunanetra yang belajar di sekolah umum bersama orang normal. Bahkan ada pula yang sampai di perguruan tinggi negeri dan lulus dengan gelar sarjana dari institusi tersebut. Aku Dimas. Seorang tunanetra....

Read More

Follow Me

Contact me on WhatsApp

Top Blog